Searching

Sabtu, 22 Agustus 2020

Keamanan pada router

 

Sabtu, 22 Agustus 2020

KONFIGURASI KEAMANAN PADA ROUTER

            Gambar Topologi di bawah ini :

 

Gambar 1: Topologi Jaringan

Tujuan 

 Menghubungkan setiap device yang ada

2.      Melakukan routing router menggunakan route OSPF

3.      Melakukan beberapa konfigurasi keamanan pada router

DEVICE

INTERFACE

IP ADD

SUBNET MASK

GATEWAY

R1

Se2/0

20.20.20.10

255.255.255.0

N/A

Fa0/0

192.168.10.1

255.255.255.0

N/A

R2

Se2/0

20.20.20.5

255.255.255.0

N/A

Fa0/0

192.168.5.1

255.255.255.0

N/A

SW1

N/A

N/A

N/A

N/A

SW2

N/A

N/A

N/A

N/A

Pc1

N/A

192.168.10.2

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc2

N/A

192.168.10.3

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc3

N/A

192.168.10.4

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc4

N/A

192.168.5.2

255.255.255.0

192.168.5.1

Pc5

N/A

192.168.5.3

255.255.255.0

192.168.5.1

Pc5

N/A

192.168.5.4

255.255.255.0

192.168.5.1

 

Konfigurasi pada router sebelah kiri :

Gedung A :

Router>en

Router#conf t

Router(config)#hostname R1

R1(config)#int se1/0

R1(config-if)#ip add 20.20.20.10 255.255.255.0

R1(config-if)# no shut

R1(config-if)#exit

R1(config)#int fa1/0

R1(config-if)#ip add 192.168.10.1 255.255.255.0

R1(config-if)# no shut

R1(config-if)#exit

R1(config)# write

//lakukan routing agar setiap pc yang ada pada Gedung A dan Gedung B. Routing pada lab ini kita menggunakan Route OSPF.

R1(config)#router ospf 1

R1(config-router)#network 192.168.10.0 255.255.255.0 area 0

R1(config-router)#netwrok 20.20.20.0 255.255.255.0 area 0

R1(config-router)#exit

 

Gedung B :

Router>en

Router#conf t

Router(config)# hostname R2

R2(config)#int se2/0

R2(config-if)#ip add 20.20.20.5 255.255.255.0

R1(config-if)#no shut

R1(config-if)#exit

R1(config)#int fa0/0

R1(config-if)#ip add 192.168.5.1 255.255.255.0

R1(config-if)#no shut

R1(config-if)#exit

R1(config)# write

//lakukan routing agar setiap pc yang ada pada Gedung B dan Gedung A. Routing pada lab ini kita menggunakan Route OSPF.

R2(config)#router ospf 1

R2(config-router)#network 192.168.5.0 255.255.255.0 area 0

R2(config-router)#netwrok 20.20.20.0 255.255.255.0 area 0

R1(config-router)#exit

 

Setelah itu berilah IP add pada setiap PC pada gedung A dan gedung B.

Gambar 2 : PC1 pada Gedung A

Gambar 3 : PC4 Gedung B


Lakukan hal yang sama pada PC 2 sampai dengan pc 6

Tabel 2 :

DEVICE

IP ADDRES

SUBNET MASK

GATEWAY

Pc1

192.168.10.2

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc2

192.168.10.3

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc3

192.168.10.4

255.255.255.0

192.168.10.1

Pc4

192.168.5.2

255.255.255.0

192.168.5.1

Pc5

192.168.5.3

255.255.255.0

192.168.5.1

Pc5

192.168.5.4

255.255.255.0

192.168.5.1

 

Sekarang kita ping setiap pc apa sudah terhubung apa belum.

Gambar 4 : Ping dari PC1 ke PC4

Gambar 5 :ping dari PC2 ke PC5

Gambar 6 :Ping dari PC6 ke PC3


Setelah semuanya terhubung sekarang kita akan melakukan konfigurasi keamanan pada router :

1.      Kemanan pada previlege User dan Keamanan pada console

Kita clik router pada gedung A. Pilih CLI :

 

R1(config)#line console 0

R1(config-line)#password satu

R1(config-line)#exec-timeout 5 0

R1(config-line)#login

R1(config-line)#exit

R1(config)#enable secret satu

R1(config)#service password-encryption

 

Note :

Enable password satu keamanan privilege user untuk menetapkan password baru / mengubah kata sandi yang ada untuk tingkat previledge command, tetapi kekurangannya jika kita ketikkan perintah show run makan password yang kita buat akan terlihat.

Line console 0 keamanan pada conssole berfungsi untuk mencegah agar orang lain tidak bisa sembarangan mengakses router dengan kabel rollover.

exec-timeout 5 0 time out untuk masuk ke global configuration mode selama 5 menit 0 detik. Jika tidak ada kegiatan selama 5 menit di console maka akan otomatis minta password jika kita ingin konfigurasi lagi.

service password-encryption berfungsi untuk mengenkripsi keseluruhan password meliputi authentikasi key password,previleged command password, console dan virtual terminal line access password, dan BGP neighbor password. Sehingga semua password telah di enkripsi di file konfigurasi.

 

Gambar 7 : Telnet dan Console

2.      Keamanan remote untuk membatasi seseorang mengakses lewat remote dengan menggunakan telnet ataupun SSH.

R1(config)# line vty 0 4

R1(config-line)# password satu

R1(config-line)# login

R1(config-line)# end

 

Jika kita masuk lewat telnet / SSH maka akan di mintai Password.

Gambar 8 : Telnet dan pemberian password

 

3.      Identifikasi Port

Router (config)#ip identd

 

Digunakan untuk support identifikasi sehingga memungkinkan permintaan Transmission Control Protocol (TCP) port untuk identifikasi (untuk melaporkan identitas klien memulai koneksi TCP dan sejumlah menanggapi koneksi). Fitur ini memungkinkan protokol aman. Dengan dukungan identifikasi, dapat menghubungkan port TCP pada host, mengeluarkan string teks sederhana untuk meminta informasi menerima balasan text-string sederhana.

 

Dowload file .pkt & backup : ||DISINI|

password pada console dan privilege adalah satu.

 

Referensi :

Ebook “Dapur’e Cisco CCNA” penulis Aida Mahmuda.

http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/01/Beberapa-Konfigurasi-Keamanan-pada-Router-Cisco.pdf

 

 

 

 

 

 

Sabtu, 15 Agustus 2020

Konfigurasi Routing OSPF


 

CARA ROUTING ROUTER DENGAN OSPF

Gambarkanlah topologi di bawah ini :

 

Alat dan bahan :

1.   1.Router 4 buah

2.  2.Switch 4 buah

3.  3.Pc 4 buah

4.   4.Kabel  serial DCE  4 buah

5.   5.Kabel coper straigh 8 buah

Penjelasan tentang konfigurasi OSPF :

OSPF(Open Shortest Path First) merupakan salah satu Dynamic routing juga dan termasuk kedalam link state protocol. OSPF menggunakan Cost sebagai metric atau penentuan best-pathnya.

Jika kita hanya menggunakan satu area saja dalam OSPF, maka area yang harus ada adalah area 0. Dan area 0 dikenal backbone area.

Sama seperti tipe routing lainnya, ospf ini mendukung IP Classless yang mendukung VLSM dan CIDR pula, hanya saja, konsep routing OSPF ini agak sedikit berbeda dengan tipe lainnya, OSPF menggunakan konsep area untuk memudahkan kontrol dan manajemen traffic. Untuk konsep dasar area ini menggunakan area 0 atau bisa disebut backbone area.

3 table penting dalam OSPF :

Routing Table : menampilkan best route yang menuju destination network (show ip route)

Neighbor Table : bisa disebut adjency database yang mana menampilkan informasi directly connected router (neighbor).show ip ospf neighbor.

Database table : bisa disebut link state database (LSDB) yang berfungsi menampilkan semua kemungkinan informasi route yang menuju network dalam satu area(show ip ospf database).

Tabel  addressing :

NO

Device

Interface

Ip Add

Subnet Mask

Default Gateway

1

Router0

Fa0/0

192.168.1.1

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se2/0

13.13.13.2

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se3/0

12.12.12.1

255.255.255.0

 N/A

2

Router1

Fa0/0

192.168.3.1

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se2/0

13.13.13.3

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se3/0

34.34.34.4

255.255.255.0

 N/A

3

Router2

Fa0/0

192.168.2.1

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se2/0

24.24.24.7

255.255.255.0

 N/A

 

 

Se3/0

12.12.12.8

255.255.255.0

 N/A

4.

Router3

Fa0/0

192.168.4.1

255.255.255.0

 N/A

5

 

Se2/0

24.24.24.6

255.255.255.0

 N/A

6

 

Se3/0

34.34.34.5

255.255.255.0

 N/A

7

Switch 

 N/A

 N/A

 N/A

 N/A

8

Pc0

 N/A

192.168.1.2

255.255.255.0

192.168.1.1

9

Pc1

 N/A

192.168.2.2

255.255.255.0

192.168.2.1

10

Pc2

 N/A

192.168.3.2

255.255.255.0

192.168.3.1

11

Pc3

 N/A

192.186.4.2

255.255.255.0

192.168.4.1

Beberapa mode dalam router

1.       Setup Mode

Pada mode ini NVRAM kosong atau tidak memiliki konfigurasi. Hal ini biasanya pertama kali kita mengaktifkan router baru atau setelah melakukan reset konfigurasi.

2.       User Mode

Di tandai dengan : Router>

3.       Privileged Mode

Teradapat semua command show,ping, trace, copy, erase. Ditandai dengan : Router#

4.       Global Configuration Mode

Untuk mensetting hostname, konfigurasi routing dan masih bnyak lagi di tandai dengan :Router(config)#

5.       Interface mode

Untuk konfigurasi interface secara spesifik misal int fa0/0 , int fa1/0

6.       Rommon mode

Jika lupa pass console dan telnet, lupa pass enable maka gunakan Rommon Mode untuk melakukan recovery

Konfigurasi pada cisco 

1. Konfigurasi pada router 0

Untuk pertama kali buka cli pada router makan akan muncul pertanyaan Y/N. Ketikan N

a.    Setelah login telnet ketikkan enable Priviledge mode atau bisa disingkat hanya mengetik EN saja.

Router > En

Router#

b.      Masuk ke dalam mode global Configuration , ketikkan Config terminal atau conf t .

Router# conf t

Router(config)#

c.       Disable DNS lookup untuk mencegah router melakukan translasi command yang salah ketik.

Router(config)# no ip domain-lookup

d.      Memberi nama pada router

Router(config)# hostname R1

R1(config)#

e.      Setting password privilled terenkripsi Ciscosec

R1(config)#enable secret ciscosec

f.        Settig password Console ciscocon. Dan aktifkan time out disini saya menggunakan 5 menit 0 detik jika tidak ada aktifitas makan akana logout sendiri.

R1(config)#line console 0

R1(config-line)#password ciscocon

R1(config-line)#exec-timeout 5 0

R1(config-line)#login

R1(config-line)#exit

g.       Enable enkripsi clear text password

R1(config)#service password-encryption

h.      Setting ip add pada Router0 seperti fa0/0, se2/0 dan se3/0

R1(config)# int fa0/0

R1(config-if)#ip add 192.168.1.1 255.255.255.0

R1(config-if)#No shut

R1(config-if)#exit

R1(config)#do write

R1(config)#int se2/0

R1(config-if)#ip add 13.13.13.2 255.255.255.0

R1(config-if)#no shut

R1(config-if)#exit

R1(config)#do write

R1(config)#int se3/0

R1(config-if)#ip add 12.12.12.1 255.255.255.0

R1(config-if)#no  shut

R1(config-if)#exit

R1config)#do write


2. Konfigurasi Pada router 1

Router >en

Router#conf t

Router(config)# hostname R2

R2(config)#enable secret satu

R2(config)#line console 0

R2(config)#password satu

R2(config)#exec-timeout 5 0

R2(config)#login

R2(config)#exit

R2#service password-encryption

R2(config)# int fa0/0

R2(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0

R2(config-if)#No shut

R2(config-if)#exit

R2(config)#do write

R2(config)#int se2/0

R2(config-if)#ip add 13.13.13.3 255.255.255.0

R2(config-if)#no shut

R2(config-if)#exit

R2(config)#do write

R2(config)#int se3/0

R2(config-if)#ip add 34.34.34..4 255.255.255.0

R2(config-if)#no  shut

R2(config-if)#exit

R2(config)#do write

 3. Konfigurasi pada router 2

Router>en

Router#conf t

Router(config)# hostname R3

R3(config)#enable secret satu

R3(config)#line console 0

R3(config)#password satu

R3(config)#exec-timeout 5 0

R3(config)#login

R3(config)#exit

R3#service password-encryption

R3(config)# int fa0/0

R3(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0

R3(config-if)#No shut

R3(config-if)#exit

R3(config)#do write

R3(config)#int se2/0

R3(config-if)#ip add 24.24.24.7 255.255.255.0

R3(config-if)#no shut

R3(config-if)#exit

R3(config)#do write

R3(config)#int se3/0

R3(config-if)#ip add 12.12.12.8 255.255.255.0

R3(config-if)#no  shut

R3(config-if)#exit

R3(config)#do write


4. Konfigurasi pada router 3

Router >en

Router#conf t

Router(config)# hostname R4

R4(config)#enable secret satu

R4(config)#line console 0

R4(config)#password satu

R4(config)#exec-timeout 5 0

R4(config)#login

R4(config)#exit

R4#service password-encryption

R4(config)# int fa0/0

R4(config-if)#ip add 192.168.4.1 255.255.255.0

R4(config-if)#No shut

R4(config-if)#exit

R4(config)#do write

R4(config)#int se2/0

R4(config-if)#ip add 24.24.24.6 255.255.255.0

R4(config-if)#no shut

R4(config-if)#exit

R4(config)#do write

R4(config)#int se3/0

R4(config-if)#ip add 34.34.34.5 255.255.255.0

R4(config-if)#no  shut

R4(config-if)#exit

R4(config)#do write


 5. Selanjutnya lakukan konfigurasi routing dengan OSPF

1.       Router 0

R1(config)#router ospf 10

R1(config-router)#network 192.168.1.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 12.12.12.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 13.13.13.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#log-adjacency-changes

R1(config-router)#exit

R1(config)#do write

2.       Router 1

R1(config)#router ospf 10

R1(config-router)#network 192.168.2.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 12.12.12.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 24.24.24.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#log-adjacency-changes

R1(config-router)#exit

R1(config)#do write

 

3.       Router 2

R1(config)#router ospf 10

R1(config-router)#network 192.168.3.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 13.13.13.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 34.34.34.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#log-adjacency-changes

R1(config-router)#exit

R1(config)#do write

 

4.       Router 3

R1(config)#router ospf 10

R1(config-router)#network 192.168.4.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 24.24.24.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#network 34.34.34.0 255.255.255.0 area 1

R1(config-router)#log-adjacency-changes

R1(config-router)#exit

R1(config)#do write

 

Note :

  • Pada perintah “router ospf 10” adalah berfungsi untuk mengaktifkan fitur OSPF dengan process-id 10 (proccess-id boleh berbeda pada tiap tiap router).
  • Perintah “Network” berfungsi untuk men-advertise network dengan wild-card mask.
  • Pada perintah “area 1” artinya router tersebut mengarah ke area 1

 memberi IP address pada setiap PC





Kita bisa check tabel routing dan routing protocolnya

Show Ip route 

 

Note :

Tanda O yang bearti konfigurasi OSPF berhasil fi config

110 merupakan AD dari OSPF

Tanda [110/2] 2 artinya dia adalah metric atau host yang kita gunakan

Untuk mengecek konfigurasi dan koneksi

Show ip protocols

 

 

Check juga informasi neighbor 

Show IP OSPF DATABASE


Tes ping dari PC-3 ke PC-4




ping dari PC 1 ke PC 2


Tes ping dari PC2 ke PC3


Link dowload ||DISINI||

jika router mintak password type : satu 

password console : satu

Referensi :

Ebook Dapur'e CCNA CISCO penulis : AIDA MAHMUDAH